Subscribed unsubscribe Subscribe Subscribe

Guardiola Menaikan Level Bayern

f:id:judionlineterbaik:20151121180634j:plain

 

 

Apa yang dicapai Pep Guardiola di Bayern Munich dipuji Zinedine Zidane. Menurut Zidane, Guardiola sudah membawa Bayern ke level yang lain.

Sejak mendarat di Allianz Arena pada 2013 lalu, Guardiola telah memberikan dua gelar Bundesliga, satu gelar DFB-Pokal, satu gelar Piala Super Eropa, dan satu gelar Piala Dunia Antarklub untuk Bayern. Satu gelar yang belum bisa dia berikan untuk Die Roten adalah trofi Liga Champions meski Bayern selalu lolos ke semifinal dalam dua musim terakhir.

Di luar urusan trofi, Guardiola juga sukses mengubah gaya permainan Bayern. Gaya main yang mengandalkan penguasaan bola, mengombinasikan umpan-umpan pendek dan bola-bola panjang dari belakang, sekarang jadi senjata utama Bayern.

"Apa yang saya perhatikan adalah Pep Guardiola telah mengangkat Bayern ke level yang sensasional dan fantastis. Sejak dia datang ke Bayern, saya tidak melihat sebuah pertandingan yang buruk," tutur Zidane kepada Tz.

"Dia tidak hanya mengeluarkan kemampuan maksimal para pemain, tapi juga membuat mereka tampil 120 persen," ujar legenda sepakbola Prancis itu.

"Jerman harus bangga karena punya klub luar biasa seperti itu," katanya.

Guardiola Sedang Berkonsentrasi keras

f:id:judionlineterbaik:20151121180319j:plain

 

Dua bintang Bayern Munich Arjen Robben dan Robert Lewandowski dikabarkan sedang bersitegang. Robben dikritik karena dianggap terlalu egois, tapi Josep Guardiola tidak berniat mengubah pemainnya itu.

Perselisihan Robben dan Lewandowski terjadi dalam kemenangan Bayern 4-0 atas Stuttgart sebelum jeda internasional. Di pertandingan itu, Robben dan Lewandowski sama-sama mencetak satu gol, Douglas Costa dan Thomas Mueller menyumbangkan dua gol lain.

Tensi di antara kedua pemain itu muncul yang diduga dipicu dari keluhan Lewandowski karena Robben tidak memberikan operan kepada dia dalam beberapa kesempatan di babak kedua. Striker Polandia itu memang tidak berkomentar kepada media tapi jelas tampak frustrasi selama pertandingan.

Sementara Robben membela diri dengan mengatakan: "Ada beberapa situasi di babak kedua di mana dia bisa saja mengoper bolanya."

Lewandowski dan Robben juga dikabarkan kini saling menghindari di ruang ganti. Isu disharmoni itu mengiringi rumor yang menyebutkan bahwa Robben sedang serius diincar Manchester United.

Lewandowski dan Robben sama-sama menjadi figur vital bagi Die Roten di musim ini. Guardiola memilih menanggapi kritik terhadap Robben dengan santai.

"Robben terlalu egois? Arjen Robben adalah Arjen Robben. Saya tidak ingin mengubah dia atau gaya bermain dia," kata pelatih Bayern itu dalam konferensi pers yang dikutip Soccer Way.

"Saya bisa memahami frustrasi yang dirasakan Lewandowski, tapi hal-hal seperti itu memang bisa terjadi. Saya ingin Robben bermain seperti saat pertama saya bergabung Bayern," cetus Guardiola.

Madrid Harus Lebih Cerdik Dari Barca Menurut Cannavaro

f:id:judionlineterbaik:20151121180031j:plain

 

El Clasico adalah partai sengit yang berbeda dari laga-laga biasa. Main lebih cerdik bisa jadi kunci Real Madrid untuk mengatasi Barcelona di laga itu.

Begitu kira-kira pandangan Fabio Cannavaro, bek Madrid 2006–2009 yang juga meraih dua titel La Liga dalam periode tersebut, mengenai laga Madrid lawan Barca di Santiago Bernabeu, Minggu  dinihari WIB.

"Ini merupakan sebuah pertandingan yang berbeda, dengan Madrid harus bisa tampil lebih cerdik daripada Barca," ucap Cannavaro seperti dilansir Football Espana.

Cannavaro kemudian mengungkap betapa El Clasico amat dinantikan para penggemar sepakbola, bahkan di dataran benua lain. Itu menggambarkan bahwa duel tersebut bukan semata memperebutkan tiga angka.

"Mereka bilang ini perkara tiga angka, tapi lebih daripada itu. Saya sudah tinggal di Dubai selama 4 tahun dan saya sudah melihat betapa orang tergila-gila dengan pertandingan ini," ujarnya.

"Buat saya, Madrid terlihat bagus tak peduli dengan perubahan pemain atau pelatihnya. Madrid tetaplah Madrid," kata Cannavaro.

Elcasio Akan Hadirkan Sesuatu Untuk Korban Insiden Di Paris

f:id:judionlineterbaik:20151121175818j:plain

 

Seperti banyak dilakukan klub di Eropa, Real Madrid juga akan memberi penghormatan pada korban penyerangan di Paris. Mosaik El Real tak akan muncul di El Clasico, sebagai gantinya akan muncul gambar lain sebagai bentuk dukungan.

Jika di Premier League lagu kebangaan Prancis akan diperdengarkan sebelum kick-off, di Spanyol seluruh pertandingan pada akhir pekan ini akan didahului dengan berdoa selama satu menit. Seluruh aksi tersebut merupakan bentuk simpati sekaligus, penghormatan dan dukungan pada mereka yang jadi korban atas serangkaian aksi penyerangan di Paris pekan lalu.

Di Santiago Bernabeu, di mana Madrid akan menjamu Barcelona, juga akan ada tribut khusus diberikan. Kelompok suporter Madrid sepakan untuk tidak memunculkan mosaik klub di tribun. Sebagai gantinya akan dimunculkan mosaik bergambar lain sebagai dukungan untuk mereka yang jadi korban.

"Real Madrid Grada de Animación (fans Madrid) dengan ini mengumumkan kalau tidak akan memunculkan mosaik yang dibuat oleh anggota kami pada lag hari Sabtu antara Real Madrid dan Barcelona," demikian pernyataan kelompok suporter Madrid dikutip dari Marca.

"Dalam kondisi seperti ini, kami memilih untuk tidak memunculkannya, dan sebagai gantinya kami bersama seluruh stadion akan memberikan tribut untuk Prancis. Itu lebih baik dilakukan untuk menunjukkan solidaritas pada para sanak saudara, tetangga, dan rekan senegara yang menjadi korban serangan teroris," lanjut pernyataan tersebut.

Barca Akan Membawa Neraka Untuk Madrid

f:id:judionlineterbaik:20151121175525j:plain

 

Barcelona dianggap berada dalam kondisi yang lebih baik jelang duel El Clasico. Kembalinya Lionel Messi membuat The Catalans makin mematikan, dan bisa memberi Real Madrid neraka di kandang sendiri.

Ada 27 poin yang dikini dikumpulkan Barcelona dari 11 pertandingan yang sudah dijalani. Jumlah tersebut membuat skuat besutan Luis Enrique berhak duduk di posisi teratas, mengungguli Madrid di urutan dua dengan tiga poin lebih sedikit.

Tapi bukan cuma keunggulan tiga poin yang membuat Barcelona dianggap bisa menghadirkan mimpi buruk buat El Real. Andres Iniesta dkk dinilai dalam kondisi yang lebih oke ketimbang Sergio Ramos cs. Demikian diungkapkan mantan penyerang Barca, Hristo Stoichkov.

Situasi di Barcelona sebenarnya tidak oke-oke amat. Enrique diganggu banyak cedera pemain, termasuk Lionel Messi yang sudah menepi dua bulan.

Namun justru di situlah letak keunggulan Barca. Meski tengah dihantam badai cedera mereka bisa tetap melaju mulus. Jika saat sebelum Messi cedera Barca ada di posisi tiga klasemen tertinggal satu poin dari Madrid, kini Barca sudah unggul tiga angka.

"Sekarang ini, Barcelona adalah yang terbaik dan unggul tiga poin, hal lainnya yang penting adalah Messi kembali dari cedera. Mereka lebih termotivasi. Madrid berada dalam tekanan karena jika kalah mereka akan tertinggal enam poin dan dengan begitu harus menang di Camp Nou. Pertandingan itu bisa jadi neraka untuk Madrid," sahut Stoichkov.

Soal Messi, belum ada kepastian apakah dia akan bisa main di Santiago Bernabeu. Ada kekhawatiran kalau cederanya belum pulih benar justru akan membuat dia dapat cedera lebih parah.

"(Messi) mau bermain, tapi dia harus berpikir matang-matang. Jika dia ingin bermain maka dia akan bermain, tapi yang benar-benar tahu apakah dia akan main atau tidak hanya Leo dan Enrique," lanjut dia di Football Espana.

Di sisi yang berbeda, kondisi Madrid banyak dikabarkan tengah mengalami gangguan. Sempat muncul kabar kalau pemain tidak puas dengan strategi dan skema permainan yang dipasang Rafael Benitez. Bahkan berembus rumor kalau Zinedine Zidane sudah disiapkan jadi sukseskor Rafa.

Dortmund Kalah Di Kandang Hamburg

f:id:judionlineterbaik:20151121175218j:plain

 

 

Borussia Dortmund pulang dengan kekalahan dari lawatannya ke markas Hamburg SV di lanjutan Bundesliga. Die Borussen tumbang dengan skor 1-3 dari tuan rumah.

Dalam pertandingan di Volksparkstadion, Sabtu dinihari WIB, Dortmund tampil dominan dengan penguasaan bola sebesar 69%. Tim tamu juga lebih agresif dengan melepaskan 21 tembakan, tujuh di antaranya berstatus on goal.

Namun Dortmund gagal membendung Hamburg. Dua gol sudah bersarang ke gawang Roman Buerki di babak pertama.

Petaka untuk Dortmund berawal di menit ke-19. Pelanggaran yang dilakukan oleh Roman Buerki kepada Ivo Ilicevic di kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih. Pierre-Michel Lasogga yang maju sebagai eksekutor lantas sukses menjalankan tugasnya untuk membawa Hamburg memimpin 1-0.

Empat menit jelang turun minum, Hamburg menggandakan keunggulannya. Dari serangan balik yang diawali kesalahan backpass Matthias Ginter, bola justru jatuh ke kaki Nicolai Mueller. Umpan Mueller kemudian dituntaskan dengan sempurna oleh Lewis Holtby untuk menggandakan keunggulan Hamburg.

Dortmund kian terpuruk setelah Mats Hummels melakukan gol bunuh diri di menit ke-55. Upayanya untuk menghalau bola sepak pojok Holtby dengan sundulan justru mengarah ke gawang sendiri.

Dortmund menipiskan ketertinggalan empat menit jelang laga usai. Umpan terobosan Adnan Januzaj dituntaskan dengan baik oleh Pierre-Emerick Aubameyang dengan sebuah sepakan ke pojok kiri gawang Hamburg.

Gol tersebut tak cukup untuk menyelamatkan Dortmund dari kekalahan. Dortmund yang berada di urutan kedua klasemen masih terpaku dengan 29 poin dari 13 pertandingan. Jika Bayern Munich bisa memetik poin penuh atas Schalke, Minggu  dinihari WIB, maka selisih poin kedua tim bisa melebar menjadi delapan angka.

Sementara itu, kemenangan atas Dortmund membawa Hamburg naik ke urutan kedelapan dengan 18 poin.

Benitez Akan Membuat Permainan Agresif

f:id:judionlineterbaik:20151121174932j:plain

 

Rafael Benitez kembali menampik anggapan kalau Real Madrid di bawah arahannya bermain cenderung bertahan. Melawan Barcelona, Benitez menegaskan kalau Madrid akan bermain agresif ofensif.

Di bawah arahan Benitez, Madrid kerap dinilai kurang atraktif. Permainan Cristiano Ronaldo dkk. disebut cenderung hati-hati dan defensif.

Namun Benitez dengan tegas menampiknya. Faktanya, catatan statistik juga mendukung opini mantan pelatih Liverpool itu. Madrid adalah tim paling produktif di La Liga dengan 26 gol. Mereka juga menjadi tim yang paling banyak melepaskan tembakan (20,4) dan tembakan tepat sasaran (8,1) per pertandingan.

Akhir pekan ini, Madrid akan menjamu Barca dalam El Clasico di Santiago Bernabeu, Minggu  dinihari WIB. Benitez berjanji Madrid akan tampil menyerang dalam laga tersebut.

"Karakteristik Real Madrid adalah mencoba untuk menang dengan menyerang dan mencetak gol lebih banyak daripada lawan, kami hanya bertujuan untuk mengurus bagian kami," ujar Benitez seperti dilansir Marca.

"Ciri khas dari tim Real Madrid ini berarti kami harus menyerang secara teratur, mengancam kiper lawan dan mencetak gol, dan itulah yang akan kami lakukan."

"Tim yang paling ofensif adalah mereka yang paling banyak melepaskan tembakan ke gawang. Jika Anda menganalisisnya, Anda akan melihat baginilah kami. Kami akan lanjut dengan sikap seperti ini dan mencoba untuk lebih tak punya ampun," imbuhnya.

Madrid menghadapi El Clasico dalam posisi tertinggal dari Barca di klasemen La Liga. Los Blancos ada di urutan kedua dengan 24 poin, terpaut tiga angka dari Barca. Madrid punya selisih gol yang lebih baik, Benitez bertekad untuk merebut lagi posisi puncak klasemen dari tangan Barca.

"Saya tidak suka ada di posisi kedua dan kami punya peluang untuk memperbaikinya," kata Benitez.